Hiruk pikuk suara dalam keramaian
Aku terdiam menolak ambil peran
Aku menatap dan menyorot keadaan
Rasanya nikmat hanya mendengarkan
Semakin lama, lamanya itu kenikmatan
Gelisah juga mulut belum jadi partisipan
Menyulut emosi pancing kemarahan
Aku berteriak sekeras mungkin
Teriakkanku sunyikan kerumunan
Tak kusangka aku mengendalikan
Suatu kesunyian dalam hiruk pikuk keramaian
-Eric Bangun-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar